Belajar HTML dan CSS, Bagaimana Perbedaannya?

HTML (HyperText Markup Languange)

HTML adalah sebuah kerangka dalam sebuah WEB. Sebagai contoh, kita ibaratkan sebuah Rumah.

Apakah kerangka dari rumah? Dinding, atap, dan pintu.

Apakah kerangkah dari HTML? Head, Body, Footer.

Contoh HTML code: <p><a href="titikkoma.net">Link></a></p>

CSS (Cascading Style Sheet)

CSS menggambarkan persentasi dari tampilan HTML. Yang termasuk didalamnya meliputi warna, huruf, tata letak dan lainnya. CSS code ada dalam tag <style type="text/css">...</style>

Mari kita gambarkan dalam sebuah rumah.

Gambaran sebuah rumah, kita butuh cat, perabotan dan akesoris.

Dalam CSS ada colors, fonts, size.

Contoh CSS code: .my-font{ color:midnightblue; font-size: 1.4em; }

Sekarang kita coba test menggunakan keduanya HTML dan CSS

Mengenal Tag HTML

Cara menuliskan tag adalah diawali dan diakhiri dengan kurung siku (<>)

contoh: <b>ini adalah text<b>

Tag diatas adalah contoh penggunaan Bold pada sebuah teks yang membuat teks tersebut jadi tebal/bold.

Beberapa contoh tag di HTML:

Paragraphs ( <p> text </p> )

Bolded text ( <b> text </b> )

Italicized text ( <i> text </i>)

Links ( <a href=“link here”>My linked text</a> )

Images ( <img src=“image_URL_here” alt=“Description”> )

Tentunya ada ribuan tag disini. Tetapi, ada beberapa tag lain yang tidak berdaya tanpa CSS. Contoh: <div ></div>, <section></section>

SPESIFIK TAG HTML

Dalam Tag HTML terdapat atribut class dan id. Apakah perbedaan Class dan Id?

CLASS, digunakan untuk menautkan banyak tag dibawahnya secara bersamaan. Kita dapat membuat class yang sama dalam sebuah halaman.

Contoh tag dengan class: <div class="font-blue">Ini teks.</div>

Tag div dengan class bernama “font-blue” akan membuat semua font yang ada dalam div tersebut bewarna biru. meskipun kita menambahkan tag lain didalamnya, warna font nya tetap mengikuti.

Membuat CSS dengan class:

<style type="text/css">
     .font-blue { color:blue; }
</style>

ID, ditargetkan untuk 1 tag saja. Tidak boleh ada ID yang sama dalam satu halaman.

Contoh tag dengan id: <div id="my-profile"></div>

Membuat CSS dengan id:

<style type="text/css">
     #my-profile {
    color: green;
    width: 100%;
    background-color: #3097D1
}
</style>

Convert Array Values from String to Integer

Aku mempunyai sebuah array yang berisi nilai “100”, “90”, “80” , tapi bagaimana cara meng-convert nilai array tersebut menjadi integer?
Ada 2 cara cepat untuk melakukannya:

1. Menggunakan fungsi array_map()

<?php
$string = "100,90,80";
$ids = explode(',', $string);
$convert = array_map('intval',  $ids );
var_dump($convert);
?>

2.Hanya dengan json_encode()

<?php
$string = "100,90,80";
$ids = explode(',', $string);
$convert = json_decode('[' . $string . ']', true);
var_dump($convert);
?>

Keduanya sama-sama menghasilkan output :

array(3) { [0]=> int(100) [1]=> int(90) [2]=> int(80) }

 

Sumber: https://stackoverflow.com/questions/9593765/how-to-convert-array-values-from-string-to-int

Get Filename from URL Path (bahasa)

Cara termudah mendapatkan sebuah nama file dalam PHP dengan fungsi basename(). Fungsi ini untuk mengembalikan nama komponen pada path dalam bentuk string.

Contoh penggunaan basename() :

<?php
echo "1) ".basename("/etc/sudoers.d", ".d")."<br>";
echo "2) ".basename("/etc/sudoers.d")."<br>";
echo "3) ".basename("/etc/passwd")."<br>";
echo "4) ".basename("/etc/")."<br>";
echo "5) ".basename(".")."<br>";
echo "6) ".basename("/")."<br>";
?>

Dan hasil outputnya :

1) sudoers
2) sudoers.d
3) passwd
4) etc
5) .
6) 

Ok! Contoh lain adalah pada url yang terdapat query parameter berikut:

<?php
$url = "titikkoma.net/nama_file/netizen.png?download=false"; $get_filename = basename(strstr($url, "?", true));
?>

Maka hasilnya outputnya adalah  netizen.png , dengan bantuan fungsi strstr() bernilai true untuk mendapatkan string, sebelum tanda “?” yang pertama.

 

Sumber:

PHP: Menggunakan limit dan offset pada Array

Cara termudah untuk mendapatkan data berdasar dari limit (batas yang ditampilkan) dan offset (nilai awal). Di php ada fungsi array_slice() yang digunakan untuk mengembalikan urutan array dengan parameter offset dan limit.

Contoh penggunaan:

array_slace($nama_array, $offset, $limit); 
array_slice($nama_array, $offset, $limit, true);

Ada 2 penggunaan, biasanya yang mimin pakai adalah yang pertama. Coba implemenkan, misal offset diberi angka 30 dan limit diberi nilai 10. Maka data yang akan ditampilkan adalah list dengan jumlah 30 data, dan diawali dari data ke-31.

Jika parameter offset dan limit ada salah satu yang tidak diisikan atau null, bahkan keduanya null, tidak akan terjadi error. Tetap akan menampilkan array.

Membahkan Intruksi Conditional ke dalam Query Builder Laravel

Cara paling mudah untuk menambahkan kondisi if-else dalam sebuah query di laravel. Disini saya menggunakan laravel 5.6 versinya. Oke langsung pertama kita punya tabel Items dan kita panggil dalam query seperti ini:

$results = DB::table('Items')->select('id', 'kode', 'name', 'color');

Kemudian kita ingin membuat kondisi untuk menampilkan Items yang warnanya biru.
Inilah kode lengkapnya:

$thisColor = "Biru";
$results = DB::table('Items')->select('id', 'kode', 'name', 'color');
if($thisColor == "Biru")
{ 
  $results->where('color', '=', $thisColor);
  $results = $results->get();
}

Jadi kita memecah query tersebut seperti kondisi diatas. Tapi kelemahannya adalah membuat koding tidak terbaca kalau kondisi if-else nya banyak.

Supaya terbaca yang seperti apa? Jika intruksi dalam kondisi if-else sederhana, inilah contohnya:

$results = DB::table('Items')
->select('id', 'kode', 'name', 'color')
->when($thisColor, function($query) use ($request){
        return $query->where('color', $thisColor);
})
->get();

Gagal Memakai Yum di CentOS 7 (Pertama kali Install)

Pada setelah kita menginstall CentOS 7, yang perlu untuk kita install pertama kali adalah Basis Repo nya. Jika kita tidak menginstallnya maka kita tidak akan bisa pake perintah “yum” untuk install yang lainnya dan ini merupakan salah satu penyebabnya. Nanti bakal ada tulisan error “CentOS cannot find a valid baseurl for repo base/7/x86_64” dan perintah yum gak akan berjalan.

Lanjutkan membaca Gagal Memakai Yum di CentOS 7 (Pertama kali Install)